“TERIMA KASIH”
,gelapnya
malam datang lagi, dengan pelan merambah dihening dan perlahan mulai sayup,
tanpa ada yang tau atau berfikir kelam ini tak kunjung pergi.
,tak semudah
omongan orang untuk membuat aku bangkit dari kelam yang mungkin ku cari
sendiri, yang kulihat surga didepan mata hilang dengan cepatnya menjadi sebuah
iblis yang perlahan-perlahan dan perlahan menghabiskan sisi dimana aku yang
sebenarnya.
,mudah bagi
orang datang dan pergi tanpa mreka sadar akan kenangan yang menyayat, bahkan
lebih dari sekedar menyayat. Yang ku bisa hanya berterimakasih tanpa berucapkan
kata-kata, hanya bisa melihat dia pergi tanpa ada pesan yang bisa keluar, dan
tak bisa bergerak walau ingin sekali berlari mengejar dia untuk meminta
kembali.
,SESAL,
hanya penyesalan yang ada sekarang, kenapa harus kenal..?, kenapa harus pernah
bertemu..?, dan kenapa dia pernah ada...?
“pertanyaan
yang menjijikkan untuk seorang bangsat, yang tak pernah bisa menerima kenyataan”
,banyak
orang..banyak sekali orang yang ku mintai masukan, yang berharap bisa memberiku
semangat.
,gak
ada..gak ada sedikitpun yang bisa membuatku bangkit...sedikitpun gak ada yang
bisa..
,cuman ada
sedikit ucapan yang kubenarkan...
“jika kamu
selalu bertanya-tanya. Mengapa, mengapa, dan mengapa..itu malahan membuatmu
penasaran da akan selalu mengingatnya...sedangkan dia apa pernah mengingatmu
dan menanyakan mengapa kamu sampai begini..?” yaappss...itu bener..bener banget
malahan.
,aku yang
terlalu bego’ untuk tidak bisa menerima kenyataan.
,dulu sering
ku dengar lagu rock atau reagge tentang lagu kebebasan dan pemberontakan .
,sekarang
semuanya ganti dengan lagu-lagu yang penuh dengan kesedihan dan
keputusasaan..ya melankolislah.
,sampai
kapan...sampai kapan dimas bangsat..?
,sekarang
dia apa ada..apa dia nyata buatmu...?, apa dia memberi kata manisnya lagi
buatmu dan apa dia masih memberi harapannya lagi buatMu..?
,fatamorgana..hal
yang sangat tidak mungkin lagi itu ada. Sadar woooy..sadaaaaarr...
,mencoba
bangkit,,namun yang ada hanya senyum kemunafikan dariku, teriakan yang bukan
teriakan lepas seperti biasanya...dan tawa yang ada tawa untuk menutupi sedih
didalam lubuk..agar mreka lihat bawha aku tlah bangkit dari semua kesalahan
besar ini.
,telah
mencoba berusaha sekuat-kuatnya untukmu tapi kau menghilang segampang itu..
,tulisan ini
bukan tulisan penyesalan dariku..tapi sebuah ucapan terimakasihku karena kau
pernah ada.
,SELAMAT.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar