Selasa, 29 April 2014

“TANDATANYA...????


Ingin aku bertanya..apakah kau masih curiga denganku saudara..?
,aku merasa kita tidak seintim dulu..banyak hal yang dulu kita bagikan satu sama lain...banyak hal juga kita bagi kesenangan bersama...dan bnyak malam juga kita lewati tanpa terasa lelah kita lalui itu..
,sekarang 1 jampun kita jarang sama-sama... takpernah kita lagi melalui malam bersama sampai dipenghujung...
,apa ada lagi rasa sungkan yang datang disaat pertama kita kenal..
,kita saudara yang tak pernah mengenal  rasa sungkan, kita saudara yang takpernah tau kata” baik disaat bersama.. apa kita masih butuh “sungkan” itu
,ternyata didalam persaudaraan masih ada rasa sungkan
,apa karena kau masih tidak percaya denganku..?
,aku sadar..aku akan bertindak sama denganmu jika aku diposisimu saudara.. tapi apa sampai seperti itu..?
,terlalu berlarut kau curiga...sampai semua penjelasanku kau lewatkan saja.
,katanya saudara lebih dari seorang pacar...tapi nyatanya semuanya berbalik..sampai” rasa sungkan itu datang lagi.
Tak pernah aku ingin dengan pendampingmu saudara...
,engkau tak pernah tau cerita sebenarnya, jika kau takpernah bertanya seperti dulu lagi..
,jikapun aku mau..kuat gak kuatnya aku..dan selemah-lemahnya aku...aku akan bilang padamu.
,dari luar mungkin kau lihat aku seperti biasa .. tapi sebenarnya aku juga gak kuat kalo terus-terusan seperti ini... banyak beban yang harus ku pikul saudara...jangan kau tambahi lagi..
,sakitku pun kau takpernah bertanya lagi...penyakit yang bertambah...apa engkau sekarang semakin tau..?
,untuk masalah seorang perempuan/pendamping/pacar, sampai sekarang belum terpikirkan saudara.. aku tak seperti dulu yang putus satu dan akan bersambung dengan yang lain...
,setelah semuanya kudapat dari orang itu Dia akan kutinggal... aku sekarang tidak seperti itu lagi saudara..terlalu berat untukku bisa menikmati warnanya hidup dengan penyakit yang semakin hari semakin terasa.. “tapi engkau takpernah tau lagikan..?”
,mungkin karena kecewamu padaku...aku sadar...tapi aku tak seburuk itu.
,hmmm sudahlah....sekarang aku ingin rasa sungkan itu hilang... kembalilah seperti dulu.
,santailah saudara...aku tak lagi menginginkan sosok perempuan buat dampingi aku.. meskipun ada.. itu pasti bukan pacarmu...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selasa, 29 April 2014

“TANDATANYA...????


Ingin aku bertanya..apakah kau masih curiga denganku saudara..?
,aku merasa kita tidak seintim dulu..banyak hal yang dulu kita bagikan satu sama lain...banyak hal juga kita bagi kesenangan bersama...dan bnyak malam juga kita lewati tanpa terasa lelah kita lalui itu..
,sekarang 1 jampun kita jarang sama-sama... takpernah kita lagi melalui malam bersama sampai dipenghujung...
,apa ada lagi rasa sungkan yang datang disaat pertama kita kenal..
,kita saudara yang tak pernah mengenal  rasa sungkan, kita saudara yang takpernah tau kata” baik disaat bersama.. apa kita masih butuh “sungkan” itu
,ternyata didalam persaudaraan masih ada rasa sungkan
,apa karena kau masih tidak percaya denganku..?
,aku sadar..aku akan bertindak sama denganmu jika aku diposisimu saudara.. tapi apa sampai seperti itu..?
,terlalu berlarut kau curiga...sampai semua penjelasanku kau lewatkan saja.
,katanya saudara lebih dari seorang pacar...tapi nyatanya semuanya berbalik..sampai” rasa sungkan itu datang lagi.
Tak pernah aku ingin dengan pendampingmu saudara...
,engkau tak pernah tau cerita sebenarnya, jika kau takpernah bertanya seperti dulu lagi..
,jikapun aku mau..kuat gak kuatnya aku..dan selemah-lemahnya aku...aku akan bilang padamu.
,dari luar mungkin kau lihat aku seperti biasa .. tapi sebenarnya aku juga gak kuat kalo terus-terusan seperti ini... banyak beban yang harus ku pikul saudara...jangan kau tambahi lagi..
,sakitku pun kau takpernah bertanya lagi...penyakit yang bertambah...apa engkau sekarang semakin tau..?
,untuk masalah seorang perempuan/pendamping/pacar, sampai sekarang belum terpikirkan saudara.. aku tak seperti dulu yang putus satu dan akan bersambung dengan yang lain...
,setelah semuanya kudapat dari orang itu Dia akan kutinggal... aku sekarang tidak seperti itu lagi saudara..terlalu berat untukku bisa menikmati warnanya hidup dengan penyakit yang semakin hari semakin terasa.. “tapi engkau takpernah tau lagikan..?”
,mungkin karena kecewamu padaku...aku sadar...tapi aku tak seburuk itu.
,hmmm sudahlah....sekarang aku ingin rasa sungkan itu hilang... kembalilah seperti dulu.
,santailah saudara...aku tak lagi menginginkan sosok perempuan buat dampingi aku.. meskipun ada.. itu pasti bukan pacarmu...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar