Selasa, 10 Mei 2016

OLAH TANGAN INDAHMU

*05-05-2015 diawali dengan hari yang indah yang kemudian ditutup dengan penampakan bulan merah, merah dengan khasnya. bulat,
sangat terang, merona, seakan menampakkan indahnya hari itu.

*05-05-2016 hari dimana terdapat guyuran hujan dengan derasnya, awalan hujan dibulan ini. deras, sangat deras, menerjang jendela
kamar yang seakan memperingatkan ada hal yang harus ku ingat, 


sudah terlewat sekian hari untuk mengingatnya, terlampau lama
untuk melakukan sesuatu, hahaha.... selalu terlupakan, bahkan
setelah itu kembali seperti semula sakitnya.
meskipun ada perjanjian sampai dimana harimu, kurasa sudah sangat dilupakannya, begitu menyakitkan diawal untuknya, tapi sampai
sekarangpun aku yang ngerasain sakit.
baru terasa kehilangan setelah semuanya pergi, dan merengek setelah dia tak akan lagi menoleh, sungguh tragis.
apa yang harus dilakukan....?
apa yang harus dilakukan,...?
APA YANG HARUS AKU LAKUKAN....?
haaaaah... terasa semakin sendiri aja, terpuruk sampai hampir
2tahun perginya kamu. 
gilak 2 kali harimu aja aku gak ingat, gilak banget.
cuma berharap tanpa tau apa-apa, jadi bisa apa dengan semuanya.
ternyata jalan TUHAN, pas untukmu, ngejaukan orang agar hatimu
tak lebih parah lagi sakitnya, hebat...hebat...
hmmm....sekarang aku agak ngerti jalan tuhan seperti apa,
aku terima non, aku terima, dan sekarang aku mulai percaya,
kalo emang cinta itu gak harus ngemilikin, 
sudah gak bisa ngapa-ngapain lagi, dan sudah gak ada yang harus dilakukan, aku percaya dengan jalanmu non. tapi semoga dipenghujung bulan ini ada keajaibannya.
"bahagia dengan caramu sendiri ya non" dan satu lagi


SELAMAT DUA PULUH TAHUN non DIAN

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selasa, 10 Mei 2016

OLAH TANGAN INDAHMU

*05-05-2015 diawali dengan hari yang indah yang kemudian ditutup dengan penampakan bulan merah, merah dengan khasnya. bulat,
sangat terang, merona, seakan menampakkan indahnya hari itu.

*05-05-2016 hari dimana terdapat guyuran hujan dengan derasnya, awalan hujan dibulan ini. deras, sangat deras, menerjang jendela
kamar yang seakan memperingatkan ada hal yang harus ku ingat, 


sudah terlewat sekian hari untuk mengingatnya, terlampau lama
untuk melakukan sesuatu, hahaha.... selalu terlupakan, bahkan
setelah itu kembali seperti semula sakitnya.
meskipun ada perjanjian sampai dimana harimu, kurasa sudah sangat dilupakannya, begitu menyakitkan diawal untuknya, tapi sampai
sekarangpun aku yang ngerasain sakit.
baru terasa kehilangan setelah semuanya pergi, dan merengek setelah dia tak akan lagi menoleh, sungguh tragis.
apa yang harus dilakukan....?
apa yang harus dilakukan,...?
APA YANG HARUS AKU LAKUKAN....?
haaaaah... terasa semakin sendiri aja, terpuruk sampai hampir
2tahun perginya kamu. 
gilak 2 kali harimu aja aku gak ingat, gilak banget.
cuma berharap tanpa tau apa-apa, jadi bisa apa dengan semuanya.
ternyata jalan TUHAN, pas untukmu, ngejaukan orang agar hatimu
tak lebih parah lagi sakitnya, hebat...hebat...
hmmm....sekarang aku agak ngerti jalan tuhan seperti apa,
aku terima non, aku terima, dan sekarang aku mulai percaya,
kalo emang cinta itu gak harus ngemilikin, 
sudah gak bisa ngapa-ngapain lagi, dan sudah gak ada yang harus dilakukan, aku percaya dengan jalanmu non. tapi semoga dipenghujung bulan ini ada keajaibannya.
"bahagia dengan caramu sendiri ya non" dan satu lagi


SELAMAT DUA PULUH TAHUN non DIAN

Tidak ada komentar:

Posting Komentar