Selasa, 18 Agustus 2015

18-08-2015


PEDIH... yaelah kayak judul lagu aja, hahaha. Tapi seperti itulah nyatanya sekarang ini, bukan tentang apa sekarang dan bagaimana saat ini, tapi kenapa harus bisa terjadi..
Kehilangan, itu pasti dan juga pasti ada sebabnya.
Pertemuan, iya itulah sebabnya, hal yang selalu ada dan  bagaikan siklus dalam kehidupan, ada sebuah kalimat yang mungkin menjadi hukum dalam kehidupan “disetiap ada pertemuan pasti ada perpisahan”.

Hmm... yang seharusnya takterjadi saat ini, disaat aku membutuhkan orang lain untuk bercerita dan yang telah terbiasa bersama untuk hal-hal selayaknya. Seorang teman, sahabat bahkan yang telah kuanggap sebagai kakakku sendiri.

Dia pergi, pergi karena suatu tuntutan kehidupan, atau sudah waktunya dia mengikuti siklus itu.... entahlah terasa sakit untuk dirasakan atau terlalu egois untuk menentukan harus seprti apa. Yang pasti kurasa semuanya begitu cepat, setelah dan begitu pas, pas dimana aku begitu akrab dengannya.
Yang biasanya begadang bersama, bercerita, dan apalah.. (puck). Sekarang sisa ceritanya saja ... jadi bingung harus menumpahkan dengan siapa, dan kepada manusia yang mana lagi...!!!
Bingung dengan siapa lagi, serasa manusia disekitarku tidak ada yang pas, mungkin karena mereka terlalu sibuk dengan dunia mereka masing-masing.
Ya, sekarang hanya diriku sendiri yang orang lain manapun gak akan ngerti dari cerita semuanya...
Begitu jauh kan jarak KALTIM-JOGJA, bagaimana lagi harus bercerita,>? Dengan sosmed..?, kurasa tak senyaman berbicara langsung.

Entahlah.... sekarang duniaku tak asik lagi, takada penampung ceritaku sebaik dirimu...
Dan sekarang, kejarlah tuntutan hidupmu.. aku akan selalu mendengarkan nasehatmu, aku berusaha.. untukku sendiri saat ini.

TUHAN bersamamu ....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selasa, 18 Agustus 2015

18-08-2015


PEDIH... yaelah kayak judul lagu aja, hahaha. Tapi seperti itulah nyatanya sekarang ini, bukan tentang apa sekarang dan bagaimana saat ini, tapi kenapa harus bisa terjadi..
Kehilangan, itu pasti dan juga pasti ada sebabnya.
Pertemuan, iya itulah sebabnya, hal yang selalu ada dan  bagaikan siklus dalam kehidupan, ada sebuah kalimat yang mungkin menjadi hukum dalam kehidupan “disetiap ada pertemuan pasti ada perpisahan”.

Hmm... yang seharusnya takterjadi saat ini, disaat aku membutuhkan orang lain untuk bercerita dan yang telah terbiasa bersama untuk hal-hal selayaknya. Seorang teman, sahabat bahkan yang telah kuanggap sebagai kakakku sendiri.

Dia pergi, pergi karena suatu tuntutan kehidupan, atau sudah waktunya dia mengikuti siklus itu.... entahlah terasa sakit untuk dirasakan atau terlalu egois untuk menentukan harus seprti apa. Yang pasti kurasa semuanya begitu cepat, setelah dan begitu pas, pas dimana aku begitu akrab dengannya.
Yang biasanya begadang bersama, bercerita, dan apalah.. (puck). Sekarang sisa ceritanya saja ... jadi bingung harus menumpahkan dengan siapa, dan kepada manusia yang mana lagi...!!!
Bingung dengan siapa lagi, serasa manusia disekitarku tidak ada yang pas, mungkin karena mereka terlalu sibuk dengan dunia mereka masing-masing.
Ya, sekarang hanya diriku sendiri yang orang lain manapun gak akan ngerti dari cerita semuanya...
Begitu jauh kan jarak KALTIM-JOGJA, bagaimana lagi harus bercerita,>? Dengan sosmed..?, kurasa tak senyaman berbicara langsung.

Entahlah.... sekarang duniaku tak asik lagi, takada penampung ceritaku sebaik dirimu...
Dan sekarang, kejarlah tuntutan hidupmu.. aku akan selalu mendengarkan nasehatmu, aku berusaha.. untukku sendiri saat ini.

TUHAN bersamamu ....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar